Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS DIRGANTARA MARSEKAL SURYADARMA

UNIVERSITAS DIRGANTARA MARSEKAL SURYADARMA

UNSURYA JAKARTA
Kampus

UNSURYA Kukuhkan 414 Lulusan dan 2 Guru Besar, 72 Persen Wisudawan Sudah Bekerja

UNSURYA mengukuhkan 414 lulusan dan dua Guru Besar pada Wisuda ke-37. Sebanyak 72 persen lulusan telah bekerja. Tersedia juga Program Kuliah Karyawan (P2K) yang fleksibel.

UNSURYA Kukuhkan 414 Lulusan dan 2 Guru Besar, 72 Persen Wisudawan Sudah Bekerja

Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Wisuda ke-37 yang digelar di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (2/7/2026). Sebanyak 414 lulusan dari jenjang Diploma (D3), Sarjana (S1), hingga Pascasarjana (S2) resmi dikukuhkan, bersamaan dengan pengukuhan dua Guru Besar baru sebagai tonggak penting dalam penguatan kualitas akademik kampus.

Momentum ini menjadi bukti bahwa UNSURYA tidak hanya fokus meningkatkan angka kelulusan, tetapi juga terus memperkuat kapasitas riset, pengajaran, dan kontribusi terhadap pembangunan nasional. Langkah tersebut sejalan dengan upaya mempersiapkan generasi profesional yang mampu menjawab tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Selain mengukuhkan ratusan lulusan, UNSURYA juga mencatat capaian membanggakan karena sebagian besar wisudawan telah terserap di dunia kerja bahkan sebelum mengikuti prosesi wisuda. Capaian ini semakin menegaskan relevansi pendidikan yang diberikan dengan kebutuhan industri dan dunia profesional.

Dua Guru Besar Baru Perkuat Kapasitas Akademik UNSURYA

Pada Wisuda ke-37 ini, UNSURYA secara resmi mengukuhkan dua Guru Besar baru, yaitu Prof. Dr. Muljanto Siladjaja, S.E., M.M. dan Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. Pengukuhan tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan akademik universitas sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran Guru Besar baru diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi, memperluas kolaborasi ilmiah, serta meningkatkan daya saing UNSURYA di tingkat nasional maupun internasional.

Dihadiri KASAU dan Tokoh Pendidikan Nasional

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) selaku Pembina Yayasan Adi Upaya (YASAU), jajaran pengurus YASAU, Senat Universitas, pimpinan UNSURYA, perwakilan pemerintah, tokoh pendidikan, keluarga wisudawan, hingga tamu undangan dari berbagai instansi.

Kehadiran KASAU, Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menjadi simbol kuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan sektor strategis nasional dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Rektor: Wisuda Adalah Awal Pengabdian kepada Bangsa

Rektor UNSURYA, Marsda TNI Purn. Dr. Sungkono, S.E., M.Si., CPM., menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal perjalanan baru bagi setiap lulusan. Menurutnya, para wisudawan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama masa studi menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan komitmen UNSURYA dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi, kepemimpinan, integritas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

LLDIKTI Wilayah III Dorong Lulusan Jadi Solusi bagi Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, turut memberikan pesan kepada para lulusan. Ia berharap para wisudawan mampu menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan berintegritas. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi harus mampu diwujudkan menjadi solusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kemajuan Indonesia.

Lulusan Terbaik Raih IPK Sempurna 4,00

Prestasi akademik pada wisuda kali ini juga menjadi sorotan. Dua mahasiswa Program Studi Magister Hukum, Satori dan Janjan Achnihadian, berhasil meraih predikat lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00. Sementara itu, Program Studi Hukum menjadi penyumbang jumlah lulusan terbanyak pada Wisuda ke-37 UNSURYA.

72 Persen Lulusan Sudah Bekerja Sebelum Wisuda

Salah satu capaian paling membanggakan dalam wisuda kali ini adalah tingginya tingkat serapan lulusan di dunia kerja. Dari total 414 wisudawan, sebanyak 298 orang atau sekitar 72 persen telah memperoleh pekerjaan sebelum resmi diwisuda. Angka tersebut menunjukkan bahwa lulusan UNSURYA memiliki daya saing tinggi serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Capaian ini sekaligus mencerminkan keberhasilan UNSURYA dalam membangun ekosistem pendidikan yang berorientasi pada kesiapan karier, pengembangan kompetensi, dan relevansi terhadap kebutuhan pasar kerja.

Ke depan, UNSURYA berharap seluruh lulusannya mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat inovasi, profesionalisme, serta pengabdian di berbagai bidang, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

UNSURYA Hadirkan Kuliah Karyawan yang Fleksibel Bersama Komunitas Edukatif 

Komitmen UNSURYA dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia kerja juga diwujudkan melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) yang diselenggarakan bersama Komunitas Edukatif. Berlokasi di Jl. Raya Halim Perdanakusuma No.1, RT.1/RW.9, Halim Perdanakusuma, Kec. Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13610. Program ini dirancang bagi para pekerja, profesional, maupun lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dengan sistem perkuliahan yang fleksibel tanpa harus meninggalkan pekerjaan.

Mahasiswa dapat memilih metode Tatap Muka maupun Blended Learning, sehingga jadwal kuliah lebih mudah disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari. Selain itu, tersedia pula jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan pengalaman kerja atau pembelajaran sebelumnya diakui sebagai bagian dari proses akademik sehingga masa studi dapat menjadi lebih efisien.

Adapun pilihan program studi yang tersedia melalui Program Kuliah Karyawan (P2K) UNSURYA meliputi:

Sebagai Kampus Mitra, UNSURYA tidak hanya membantu mahasiswa memperoleh gelar akademik, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan, kompetensi, dan kesiapan karier sesuai kebutuhan industri. Calon mahasiswa dapat memilih berbagai jalur pendidikan sesuai kebutuhan, mulai dari Kuliah Reguler, Kuliah RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau), hingga Kuliah Karyawan (P2K) pada jenjang D3, S1, S2, bahkan S3 di kampus resmi yang terdaftar di PDDikti. Didukung metode pembelajaran yang fleksibel seperti Blended Learning, Hybrid Learning, maupun Tatap Muka, mahasiswa tetap dapat bekerja sambil menyelesaikan pendidikan tanpa mengorbankan kualitas belajar.

Saatnya Wujudkan Karier dan Pendidikan Bersama UNSURYA

Keberhasilan UNSURYA meluluskan 414 wisudawan, mengukuhkan dua Guru Besar, serta mencatat 72 persen lulusan telah bekerja sebelum wisuda menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tinggi yang berkualitas dapat menjadi investasi terbaik untuk membangun karier sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Tertarik kuliah dengan sistem yang lebih fleksibel? Segera daftar kuliah melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dan pilih program studi yang sesuai dengan minat serta tujuan kariermu. Untuk mendapatkan informasi seputar dunia pendidikan, beasiswa, dan peluang pengembangan karier, ikuti juga Instagram, TikTok, LinkedIn, Website, atau bergabung di Channel WhatsApp Komunitas Edukatif agar tidak ketinggalan berbagai informasi terbaru.

Artikel ini merupakan hasil saduran dan pengembangan informasi dari artikel resmi yang dipublikasikan oleh Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA). Seluruh informasi utama terkait  program dan kegiatan akademik merujuk pada sumber resmi kampus, kemudian disesuaikan kembali untuk pembaca eduNitas.